Jumat, 06 April 2018

213. Monster Pemakan Suara [A Quiet Place]

Hampir 70 % dialog film A Quiet Place disampaikan lewat bahasa isyarat (tentu ada teksnya). Mereka sekeluarga berjalan tanpa alas dan kadang mesti berjinjit. Bukan tanpa alasan, di wilayah mereka bahkan seluruh dunia, monster pemakan suara meneror siapa dan apa saja yang bersuara. Oleh karena itu, sssttt jangan berisik ketika menontonnya di bioskop, barangkali si monster pun masih bisa dengar degub jantungmu.

Sekeluarga enam anggota hidup di wilayah terpencil yang sudah hampir 80an hingga 400an hari dari kondisi kiamat sugra akibat serangan makhluk asing entah dari mana berasal. Sepanjang film nyaris tidak ditemukan penduduk lain, kecuali pria dan wanita di hutan yang akhirnya mampus dimakan monster rakus. Sebenarnya kurang meyakinkan, apa makhluk itu benar-benar memakan manusia atau menyerangnya saja. Monster-monster itu juga cenderung kurus dan kesannya hanya merobek usus wanita di hutan. Yang jelas, siapa pun yang berisik bisa dicabik-cabik. Pun kurang terjelaskan, berapa desibel (dB) suara terendah yang terdengar oleh si monster? Normalnya saat manusia berbicara menghasilkan 40-50 dB. Ketika berbisik 30 dB. Ada adegan si ibu Evelyn (Emily Blunt) berbisik pada anaknya Marcus (Noah Jupe) disertai isyarat. Aman.

Setelah kematian si bungsu Beau, sekeluarga dirajam rasa bersalah. Terlebih kakak perempuannya, Regan (diperankan aktris yang sebenarnya bisu-tuli, Millicent Simmonds). Regan merasa bapaknya, Lee (John Krasinski), menyalahkan dirinya atas kematian Beau di jembatan. Lewat terowongan psikologi pemainnya, penonton diajak menjerit atau minimal menghela napas menyaksikan kehadiran monster yang haus suara. Seperti politisi haus suara saat pemilu. Beberapa momen terasa mencekam, membuat jantung berhenti merenyut. 

Demi bumbu dramatis, ada adegan kayak dibuat-buat semisal paku di tangga yang berdiri tegak. Mana ada? Kalau tukang bangunan pun khilaf, paling tidak bengkok 45° dan tenggelam sedikit. Termasuk adegan melahirkan yang nauzubilah mendebarkannya (sempat ya papah mamah bikin adek pas suasana lagi horor, awas desahannya jangan sekencang JAV). Mungkin bisa bu biar bayinya nggak nangis kasih ASI. Eksklusif enam bulan. Adegan-adegan itu biar seru sih, namanya film bioskop harus ada pecutan-pecutan kedahsyatan. Bagian muasal makhluk itu juga diabaikan. Tak apa. Film itu luwes dan lumrah jika penceritaannya mau minimalis dan idealis.

Monster itu punya kelemahan. Entah aku kurang paham, monster itu punya pendengaran infrasonik seperti anjing. Si bapak yang juga suami betulan si ibu di kehidupan nyata, merakit semacam earpiece yang punya range infrasonik dan berdengung tiap didekati si monster. A Quiet Place tengah tayang di bioskop Indonesia. 

Tidak ada komentar: