Jumat, 05 April 2013

137. Lupus di Era Go Green




Fenomena Lupus (novelnya pertama kali rilis tahun 86) hadir saat dunia tidak seriuh saat ini di mana segala informasi tumpek-blek. Tahun 90an tidak banyak pilihan program televisi yang melenakan. Dengan terbatasnya hiburan visual dan perlbagai aplikasi dari ponsel yang membuai, membaca menjadi salah satu cara mengisi waktu lengang. Hilman Hariwijaya menciptakan tokoh remaja cerdas dengan penampilan cuek. Hal yang berbeda dibanding saat ini di mana tokoh keren bak anggota boyband lah yang diidolakan. Namun masih ada saja saat ini orang yang berpenampilan cuek-urakan yang penting cerdas ala Lupus.

DATA FILM

Sutradara : Benni Setiawan
Produser : Eko Patrio
Penulis Naskah : Hilman Hariwijaya
Pemain : Miqdad Addausy, Acha Septriasa, Kevin Julio, Jeremy Christian, Alfie Alfandy, Fabila Mahadira, Mella Austen, Cici Tegal, Dedi Mizwar, Eko Patrio
Genre : Drama, Komedi
Durasi : 90 menit
Produksi : Komando Pictures
Tanggal rilis : 4 April 2013


Tidak berambut jambul tapi masih mengunyah permen karet

Bicara film Lupus 2013 dengan tajuk BANGUN LAGI DONG LUPUS mau tak mau kita teringat aktor/aktris yang pernah mendukung film dan sinetron terdahulunya; Ryan Hidayat, Oka Sugawa, Irgi Fahrezy, Firda Razak, Agnes Monica, dan Nurul Arifin. Tak ada lagi rambut jambul ala Duran Duran yang pernah disebut oleh Lulu dengan sarang burung. Penonton melihat Lupus dari bingkai masa kini dengan tetap mengunyah-menggelembungkan permen karet. Dan pasti, berangkat sekolah naik bus Transjakarta. Setelah pada era 80an Lupus naik bus kota. Era 90an awal dengan vespanya

Dengan cerita khas remaja yang abadi: cinta dan persabatan, Lupus diceritakan pindah ke sekolah baru-SMA Merah Puith. Di sana dia bertemu dengan Poppy dan dengan jaimnya menyimpan perasaan suka padanya, namun Poppy punya Daniel, pacarnya yang sok jagoan dan posesif. Di sekolah barunya dia bertemu dengan Gusur, anak yang bertutur dengan gaya sastra dan suka melukis tetapi ia punya masalah dengan kakak iparnya yang galak dan engkongnya (Didi Petet) yang pikun-akhirnya si engkong minggat karena terus diomeli. Juga Boim, yang tersandung masalah renteiner. Belum lagi Lupus harus menghadapi Daniel tiap kali bertemu dengan Poppy.

Masalah menuju klimaks saat Poppy tak bisa mengikuti lomba mading tingkat nasional karena miskin ide ditambah Lupus dkk hengkang dari tim saat terjadi salah paham antara Lupus dan Poppy, lagi pula Lupus dkk ingin ikut lomba Go Green yang diadakan Kementerian Kehutanan namun deadline amat mepet.

Apakah Poppy bisa megikuti lomba mading tingkat nasional? Berhasilkan Lupus dkk dengan lomba Go Green-nya? Bagaimana dengan nasib Gusur-Engkongnya dan Boim?

Dengan penampilan komikal ala Eko Patrio (Eman) yang menjadi guru olahraga yang terobsesi dengan tari poco-poco. Kenarsisan Pak Kepsek yang diperankan Dedy Mizwar yang ingin tampil di cover mading karya Poppy dkk. Juga Debby Sahertian yang tetap berbahasa gaulnya menjadi ibu kantin yang menagih Gusur agar "Bayangkara dulu cyynn" (bayar dulu).