Rabu, 14 Maret 2018

211. Warga Teladan yang Wajahnya Dicuri oleh Negara [resensi film Golden Slumber]

Golden Slumber (Goldeun Seulreombeo 골든 슬럼버) mengintisarikan novel Jepang berjudul sama karya Kōtarō Isaka, yang juga pernah diangkat ke sinema Jepang. Film ketiga sutradara Noh Dong-seok ini bercerita tentang seorang kurir warga teladan, Kim Gun-woo (Gang Dong-won), yang dikambinghitamkan oleh otoritas lalim (menyebut dirinya "negara") sebagai pelaku pembunuhan presiden petahana dalam iring-iringan kampanye. Pelaku sebenarnya ialah rival politiknya, menghalalkan segala cara supaya maju sebagai capres tunggal.

Tidak mudah bagi Kim untuk membuktikan dirinya bersih, terlebih sepasukan pria bersenjata berusaha membunuhnya. Setelah teman lamanya, Moo-yeol tanpa tedeng aling-aling membebatnya pada gulungan kusut konspirasi politik yang busuk dan korup. Tapi Moo-yeol berpesan, "don't trust anyone." Dari uber-uberan yang menggenjot hormon epinefrina dan diselamatkan Min—pria misterius yang membelot dari tujuannya, Kim mengetahui fakta yang mengejutkan di balik insiden ledakan mobil presiden. Wajah Kim dicuri dalam arti harfiah secara kosmetika-kedokteran dan sosoknya diimpresikan sebagai pembunuh-pengkhianat negara.

Pers sebagaimana pilar penting dalam negara sedemokratis Korea Selatan punya kekuatan menjatuhkan dan mengangkat derajat seseorang. Dalam film ini, pers hanya sebagai selang kosong yang tidak punya kuasa mengalirkan airnya sendiri kecuali dari bukti-bukti rekayasa pemerintah dan menyiramnya ke masyarakat.

Kim hanyalah pion dalam percaturan politik busuk dan dengan mudah identitasnya dicuri dan tubuhnya dimusnahkan. Beberapa narasi politik busuk itu lemah diceritakan motivasi besarnya dalam film. Golden Slumber ibarat gelombang longitudinal yang punya rapatan dan renggangan pada plot cerita. Pada renggangannya, merambat pelan dan khas drama Korea ada cerita persahabatan satu band dengan Dong-gyu, Geum-cheul, dan Sun-young cinta pertama Kim. Mereka bukan hanya pemanis cerita tapi berkontribusi dan menolong Kim. Lagu-lagu yang mereka biasa mainkan saat ngeband adalah The Beatles, yang sepanjang film beberapa kali lagunya diputar. Golden Slumber sendiri judul lagu The Beatles dari album Abbey Road rilisan 1969 dari ilham puisi Cradle Song karya dramawan Thomas Dekker.

Tidak ada komentar: