Jumat, 08 Juli 2016

192. Garis Tipis Kepercayaan dan Kesombongan

Tidak ada formula yang benar-benar segar untuk sinema drama olahraga macam Sultan: motivasi, kemenangan, kekalahan, keterpurukan, dan melodrama. Disutradarai Ali Abbas Zafar di bawah produksi Yash Raj Films, Salman Khan mesti bertarung di arena gulat sebagai tokoh rekaan bernama Sultan Ali Khan.

Program mixed martial arts (MMA) Pro Take-down milik Aakash (Amit Sadh) terancam kandas di musim ketiga. Semua sponsor menarik diri. Bapaknya menyarankan dia untuk merekrut Sultan sebagai salah satu petarungnya demi rating. Sultan merupakan mantan atlet gulat peraih medali emas di Commonwealth Games, Asian Games, dll. Namun membujuknya kembali ke arena ring tak semudah meniup kapas di tangan.

Melalui Govind (Anant Sharma), sobat karibnya, cerita mundur ke masa lalu di mana Sultan hanyalah karyawan tv kabel dan pengejar layang-layang hingga jatuh cinta dan memutuskan jadi pegulat dengan Aarfa (Anushka Sharma) sebagai motivasinya. Pernah merasakan silaunya lampu kemasyuran dan gegapnya pekik kemenangan. Sampai ketika semuanya hilang terhembus angin akibat keangkuhannya. Sultan hidup menjadi pria yang hampa dan penuh penyesalan. Enaknya, kegalauan Sultan tidak terasa absurd dan menjengkelkan penonton.

Salman Khan melakukannya dengan cara Salman Khan (ini ada negatif dan positifnya), sebab ini bukan biopik tokoh lain di mana aktor sebisa mungkin membunglon sesuai karakter tokoh biopik. Termasuk penampilan Anushka Sharma dengan melankolis minimalis yang terasa mengiris-iris. Dan Randeep Hoda sebagai Fateh Singh—pelatih MMA, walau sekilas ia tetap mengesankan dengan caranya. Berdurasi 170 menit, Sultan terasa agak berlarat-larat untung meriah dengan musik, komedi, dan laga gulat. Setengah awal filmnya penuh nyanyian dan tari khas Bollywood seolah menyaksikan kabaret Hindustan. Paruh kedua filmnya diisi oleh persiapan dan pertarungan Sultan di arena Pro Take-down. Akankah Sultan memenangkan pertandingan setelah dokter mengatakan dia takkan keluar hidup-hidup jika kembali ke arena? Sultan (2016) tayang mulai Lebaran di jaringan bioskop tertentu.

Tidak ada komentar: