Selasa, 04 Agustus 2015

165. Ulasan Masalembo, Serial Galau Dari Net

Aku gatel banget pengin bahas serial Masalembo di Net.

Masalembo ini konon terinspirasi dari serial Lost di luar negeri (Timor Leste jg luar negeri wkwkwk).

Awal-awal ceritanya cukup menarik, mereka terdampar akibat kecelakaan pesawat, berusaha berjuang hidup bersama beberapa karakter manusia yg baru mereka kenal. Ada si kapten, dokter, tukang tempramen, tukang cenayang, ahli herbalogi, macem-macem. Awalnya mereka diteror oleh "entitas tak kasat mata" lewat sudut kamera bergerak & bersembunyi di balik2 semak beserta geraman-geraman seramnya. Tapi entitas itu tiada. Mungkin gak ada bujet bikin model monster/alien/predator secara animasi.

Lalu tetiba ada penjahat (kayaknya bagian dari mereka) yg entah apa motifnya suka menyekap penumpang lain yg selamat. Mungkin dialah entitas yg suka ngintip2 di semak dan menggeram seperti yeti pegunungan lol.

Apa motifnya? Apa cuma kesenangan psikopatik aja?

Bagian itu basi banget.

Lantas bagian terbaru ada sekelompok orang suku pedalaman, entah mengapa merasa terganggu dgn kehadiran penumpang pesawat yg survival. Cara mereka berpakaian juga terlalu sopan sebagai suku pedalaman (takut sama KPI kali kalo cuma pakai celana rumbai dari akar beringin) dan mereka berbahasa Indonesia, mestinya ketika bicara dgn org nonsuku pakai bahasa apa gitu terus pake teks di layar, kecuali bicara sesama org suku boleh tanpa teks. Terus ada subplot sisipan, kalo mereka mencari kunci harta karun (semakin ngaco) yg mana kuncinya ada di antara penumpang pesawat.

Maunya apa sih? Kenapa gak coba fokus pada skrip yg udah menjanjikan di awal dan harus memelar-melarkan cerita dgn cerita baru. Ya pantes aja sih sutradaranya ganti, mungkin beda visi.

Walau skenarionya galau, Masalembo masih mending lah daripada Manusia Harimau Yang Tidak Ganteng di tv anu itu.

Tidak ada komentar: