Selasa, 13 April 2010

105. Ada yang Menyeterum


saya sedang keseterum
seperti ditusuk-tusuk jarum
dan badanku laksana hanyut di sungai Citarum
sungai yang sama sekali tidak harum

anehnya, dari ujung rambut ke jempol kakiku tak hangus
tapi kulitku jadi mulus
sehalus pantat bayi tikus

seterum apa ini, aku masih heran
aku pun bertanya pada kecoa, kucing, dan macan
mereka tak sanggup menjawab, mereka malah terkesan
sebab saya masih bingung, saya lesehan di halaman
makan lima potong ketan
dan es cendol bersantan
ditemani tiga ekor ayam jantan
hai kawan-kawanku yang cantik dan tampan rupawan
bisakah kalian jawab, seterum apa gerangan?

Tidak ada komentar: