Senin, 05 Oktober 2009

90. kekaguman


ada seseorang yang bikin aku kagum
aku malu menyebutkan siapa dia
namun, ketika terbayang wajahnya, senyumku merekah bagai mekarnya kuntum kamboja
kadang terbesit dalam relung benakku, aku ingin menciumnya
apalagi tatapan nanarku pun dibumbui renyahnya nafsu

sayangnya, dia tak sanggup melihat diriku di antara tarian tulip di tanah rana
dia pun berjalan di garisnya sendiri, tak rela meladeni edannya pikiranku
dan, yang kuharapkan hanya menjilati remah-remah birahinya
aku masih bermandikan amisnya syahwatku, sekalipun telah berwindu-windu berenang dalam samudra tawar

hingga tak ada yang kutakuti
aku pun masih mengkhayal tentang indahnya sensasi ini
malam ini aku tetap tersenyum bagai mekarnya kuntum kamboja yang jatuh terserak di batu nisanmu

Tidak ada komentar: